Menjelang UAS saya sudah ikut tes di sebuah universitas ternama di Indonesia yaitu Universitas Airlangga dan berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Hewan.
Lembaran baru sebagai calon mahasiswa
Sebagai seorang calon mahasiswa yang datang dari tanah rantauan nun jauh disana ke pulau jawa , saya diantar oleh ibu yang sekaligus ber silaturrahmi dengan bibi dan paman saya yang juga tinggal di Surabaya, pertama berangkat begitu berat harus melepas semuanya teman , keluarga, si dia yang sudah bersama orang lain (hiks hiks)
Namun saya berjanji harus tegar seperti yang dikatakan seorang dosen yang pernah mengajar di kelas saya saat masih SMA , “Jalan hidup gak selamanya lurus , bila kamu menganggap bahwa jalan selalu lurus itu salah , jalan selalu berliku kadang belok ke kanan dan ke kiri , namun tempuhlah itu semua karena kamu akan menemui sebuah kesuksesan di ujung jalan itu”
Kata kata itu yang senantiasa saya ingat, gmana tidak mau kuliah sebenarnya saya belum ada niat di FKH dulu rencana mau ambil FISIP,HUKUM,HI,Filsafat , atau jurusan bahasa inggris.
Namun dibalik itu semua , saya memang suka mahluk hidup yang beraneka ragam jenisnya .Back to the story, saya akhirnya sampai di tempat bibi dengan barang yang seabrek kemudian saya berlabuh dari rumah bibi saya ke sebuah Asrama Mahasiswa di Universitas Airlangga yang menajdi tempat saya sampai saat ini.
Pertama disini sangat terasing sudah bahasa nggak dipahami merasa minder, namun untuk mengatasi itu semua hanya ada satu kata semangaattt.Masalah sebenarnya karena saya berangkat sendiri terlalu pagi di Asrama belum ada satupun mahasiswa Baru, membuat terasingkan karena Asrama juga kosong melompong hanya beberapa orang saja.Masa masa sulit itu pun terlewati dan akhirnya asrama mulai penuh , kendala yang sangat menjadi masalah adalah jarak dengan tempat penjualan makan yg lumayan jauh , serta aturan yang seabrek abrek.
First day to Campus
Well, god bye sama aturan di asrama yang gak boleh nyuci,gak boleh masak, gak boleh ini gak boleh itu dll tapi yang penting tempatnya aman dan rame.Hari ini adalah pengukuhan mahasiswa baru universitas airlangga yang dilakukan di auditorium , sumpah tempatnya panas , rame , dan desak desakan padahal sedikit cumin nyari arah kipas angin doang hehe pengukuhan dilakukan oleh rector universitas Airlangga Prof.Dr Fasich APT yang orangnya sudah tuaaaa banget menurut saya , masih mudaan obama soalnya
Dilanjutkan acara pengenalan ormawa dari BEM universitas juga dan segala macam runtutan acaranya.klimaksnya pada hari ini dilanjutkan pergi ke kampus untuk mendengar arahan arahan ,di kampus suasananya agak tenang dan banyak hewan di sana sini (yaa namanya juga FKH) gak hanya itu kita pun masuk ke sebuah ruangan kelas dan saya pas dikelas IIIA dikelas ini kita mendapat arahan dari kakak kakak senior , dan diberitahukan info tentang PPKMB universitas dan PPKMB fakultas (semacam ospek lahh di masa lalu).
Saat saat paling menegangkan akan muncul saat komisi disipliner (KOMDIS) yang sangar bin tegas alias disiplin (yaa namanya juga disipliner) masuk dan membaca aturan PPKMB dengan cepat dan tidak mengijinkan kami bertanya mereka memasangkan muka gak bisa senyum sedikitpun , mukanya dilipet habis habisan.Namun, pada hari itu kita hanya mendapat arahan agar bisa mengikuti PPKMB universitas dengan tertib dan membuat ID card serta pakaian putih putih serta celana hitam plus sepatu pentofel ala dinas polisi.
Keadaaan kayak gini sedikit membuatku tertekan namun ini baru awal dari menuju pintu gerbang kampus FKH universitas Airlangga.
Go PPKMB Universitas
Hari ini hari pertama PPKMB universitas yang akan dilaksanakan selama 3 hari dan wajib dilakukan bila gak ikut nanti disuruh ngulang taun depan (gilaa apaa males deh) dengan semangat hampir jatuhh karena terpengaruh ucapan bahwa ospek gak ada gunanya soalnya di universitas di luar negeri PPKMB alias ospek atau sejenisnya kagak ada ,sebut saja di oxford university atau Cambridge , maupun Tokyo university ,tanyain aja mahasiswanya apa ada ospek ???
Gak usah repot repot keluar negeri cuman nanya ospek atau PPKMB Karena gak bakalan ada , dan toh mereka lebih maju dari kita.Sambil berusaha membangun semangat yang semakin hilang dikandung badan ini , mulailah saya menjalani ospek universitas ini selama 3 hari berturut turut di kampus B universitas airlangga tepatnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis , (katanya sih tempat calon direktur bank) di sini saya berkenalan dengan teman teman dari Fakultas Sains dan teknologi, Fakultas perikanan dan kelautan, fakultas kedokteran, hokum, psikolog dll. Walaupun saat ini yang masih berhubungan hanya tinggal segelintir orang
Ospek universitas yang paling lucu adalah ada seorang bapak bapak yang diospeki mahasiswa umurnya yaa sekitar 40an lah, kakak senior bisa kualat tuh haha.Ospek universitas diakhiri dengan bakti social dengan mengumpulkan bahan makanan , pakaian layak pakai, sembako dan kawan kawan.
PPKMB Fakultas ???
Hari hari tragis dan dinamis serta penuh dengan intrik maupun tragedy dimulai disini di ospek fakultas kedokteran hewan universitas Airlangga yang bertugas mengospeki kami adalah angkatan 2008 .Sebagai angkatan 2010 yang selalu taat pada aturan dan setia kepada nusa dan bangsa , maka saya tetap memulainya dengan semangat seperti kata di film three idiot yang lagi tenar tenarnya kala itu all iz well all iz well selalu saya gumamkan sebagai penyemangat.PPKMB Fakultas dimulai dengan pemberian tugas namun kata kakak senior yang lain sih tahun ini yang paling enak Karena berlangsung di dalam bulan ramadhan sehingga tugasnya tidak terlalu berat, pemberian tugas dilakukan dengan cepat dan kami disuruh melihat secara mendetail di dalam website BEM (biar keren juga serba online online haha)
Akhirnya kami disuruh membuat papan nama dan buku angkatan , nah saya masuk ke dalam kelompok 9 yang bernama bakteriologi walaupun mukanya gak ada yang mirip bakteri sihhh.Nah ditiap kelompok mendapat kakak pendamping yang disebut kakak IKA ( Gak ngerti ampe skarang IKA tu apa) , nah kakak IKA untuk kelompok 9 adalah mbak reina , walapun suasana pertama terasa dingin karena belum saling mengenal akhirnya lama kelamaan jadi saling mengerti satu sama lain.
Anggota kelompok saya ada ketuanya sigit yang notbene angkatan 2009, tarman, Barcelona (bukan nama club sepak bola emang namanya dia ,,anaknya dari medan) , nungky, filia, marisa, adriani, sruti , marta ,saya, sama Brenda
Setelah membuat prakrya yang dikatakan akan bermanfaat kelak setelah PPKMB usai kami pun menjalani hari hari yang keras di PPKMB fakultas dengan menerima materi dari dosen , dari dekanan dari kakak panitia, marahan yang terlupakan dari komisi disipliner yang di nahkodai mas purnantoo.Namun intriknya bukan disitu , disuatu hari kakak senior mengadakan pemilihan komting kelas pertama kali dan hanya bersifat sementara, yaa sekitar 2 hari lah masa kerjanya.Intriknya muncul saat pemilihan komting angkatan 2010 FKH unair nah setiap kelompok kan wajib tuh mengajukan wakil calon, karena gak ada yang mau dari kelompok 9 sendiri ,yaa terpaksalah diriku menjadi pahlawan kesiangan mengajukan diri , mungkin kebanyakan yang maju termasuk saya sih berlatar belakang gengsi dan ego semata gak da niat sama sekali buat memimpin teman teman yang lain karena mengingat betapa berat tugasnya di hari kemudian, bayangin aja sampai tamat diwisuda di FKH unair masih menjabat sebagai komisaris tingkat ,
to be continued
Jumat, 30 Desember 2011
SRIKANDI DEVISA NEGARA
“Pahlawan” sebuah kata yang mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita, sebuah kata yang mampu membuat sosok seorang individu yang sebelumnya tidak dikenal menjadi diagung agungkan oleh orang lain. Misalnya saja dengan menjadi seorang pahlawan nasional, bahkan sosok wanita sekalipun apabila dia berjuang demi tanah air akan diingat sepanjang masa, tokoh – tokoh seperti Cut Nyak Dien, R.A Kartini, Christina Marta Tiahahu dan lain sebagainya, mereka semua diingat sepanjang masa bahkan masuk kedalam buku buku pelajaran sekolah dan sejarah nasional karena telah menorehkan tinta perjuangan di bumi pertiwi.
Namun, sadarkah kita bahwa sosok pahlawan yang satu ini tidak pernah diingat, padahal mereka yang telah menyumbangkan devisa Negara terbesar kedua setelah Migas yakni sebesar US$ 6.617 miliar pertahunnya.Sosok pahlawan devisa inilah yang kita kenal dengan TKI, mereka dikirim setiap tahunnya sejumlah ribuan untuk bekerja menjadi “babu” di negeri orang.Padahal para pahlawan devisa ini yang hampir semuanya dalah perempuan mengalami tindakan yang semena – mena diluar negeri. Tindakan kekerasan yang mereka terima baik itu pemerkosaan, penganiyaan , tidak digaji dan berbagai macam jenis kekerasan lainnya yang sangat tidak layak dilakukan kepada sesama manusia karena sangat bertentangan dengan hak asasi manusia.
Para TKI yang menerima tindakan kekerasan itu bahkan mencapai jumlah 2.048 orang di Arab Saudi ,lalu bagaimana dengan yang berada di Negara lainnya seperti di Malaysia, singapura dan lain sebagainya, apalagi pemerintah kita hanya bisa menutup mata melihat realita seperti ini.
Memang benar pemerintah mengurusi para perempuan - perempuan yang menjadi pahlawan devisa itu diluar negeri dengan mengusut kasusnya tapi, apakah hal hal seperti itu cukup, karena kita tahu bahwa dengan mengatasi setelah berbagai tindak kekerasan terjadi hanya akan sedikit berpengaruh.Kenapa tidak pernah terfikirkan untuk melakukan tindakan preventif, agar para TKI itu tidak mendapat masalah setiap saat.
Serta kenapa tidak pernah terfikirkan harga diri bangsa ini mau dibawa kemana??? Apabila hanya memperhatikan pemasukan Negara tanpa melihat realitas yang ada dari mana pemasukan itu berasal dan bagaimana cara mendapatkannya .Apakah sudah benar dengan mengorbankan para warga Negara untuk bekerja dinegeri orang dengan label “babu” ??.
Tidakkah lebih layak dengan mengusahakan lapangan kerja yang lebih luas di dalam negeri sendiri?
Solusi yang bisa ditempuh pemerintah bisa saja dengan menciptkan lapangan kerja yang lebih luas dan juga melatih para tenaga kerja wanita itu untuk bias kreatif , dan menciptakan lapangan kerja sendiri serta memiliki daya saing.Karena, dengan cara ini maka usaha- usaha dalam negeri pasti akan sangat berkembang pesat, Negara kita punya SDA yang melimpah ruah, Negara kita juga punya SDM yang cukup untuk mengolahnya , namun selalu dipermasalahkan tidak adanya tenaga kerja yang kompeten sehingga selalu berakhir dikirim menjadi TKI.Padahal dengan melatih mereka akan keterampilan sudah barang tentu keadaannya akan berbeda.
Sebab, kalau persoalan tenaga kerja ini hanya dibiarkan berlarut larut tanpa langkah yang konkret maka lima bahkan puluhan tahun kedepan, keadaannya tidak akan banyak berubah.Kekerasan kepada TKI hanya menjadi hiasan semata dilayar kaca, dan media cetak dan pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia hanya akan bisa menangis melihat nasib srikandi srikandi bumi pertiwi yang bernasib naas diluar negeri tanpa uluran tangan siapapun yang akan bisa membantunya.
(KETIKA MAHASISWA MELIHAT MASALAH NEGARA)
yaa beginilah tulisannya
betul....betul....betul
SRIKANDI DEVISA NEGARA KITA GAn
Namun, sadarkah kita bahwa sosok pahlawan yang satu ini tidak pernah diingat, padahal mereka yang telah menyumbangkan devisa Negara terbesar kedua setelah Migas yakni sebesar US$ 6.617 miliar pertahunnya.Sosok pahlawan devisa inilah yang kita kenal dengan TKI, mereka dikirim setiap tahunnya sejumlah ribuan untuk bekerja menjadi “babu” di negeri orang.Padahal para pahlawan devisa ini yang hampir semuanya dalah perempuan mengalami tindakan yang semena – mena diluar negeri. Tindakan kekerasan yang mereka terima baik itu pemerkosaan, penganiyaan , tidak digaji dan berbagai macam jenis kekerasan lainnya yang sangat tidak layak dilakukan kepada sesama manusia karena sangat bertentangan dengan hak asasi manusia.
Para TKI yang menerima tindakan kekerasan itu bahkan mencapai jumlah 2.048 orang di Arab Saudi ,lalu bagaimana dengan yang berada di Negara lainnya seperti di Malaysia, singapura dan lain sebagainya, apalagi pemerintah kita hanya bisa menutup mata melihat realita seperti ini.
Memang benar pemerintah mengurusi para perempuan - perempuan yang menjadi pahlawan devisa itu diluar negeri dengan mengusut kasusnya tapi, apakah hal hal seperti itu cukup, karena kita tahu bahwa dengan mengatasi setelah berbagai tindak kekerasan terjadi hanya akan sedikit berpengaruh.Kenapa tidak pernah terfikirkan untuk melakukan tindakan preventif, agar para TKI itu tidak mendapat masalah setiap saat.
Serta kenapa tidak pernah terfikirkan harga diri bangsa ini mau dibawa kemana??? Apabila hanya memperhatikan pemasukan Negara tanpa melihat realitas yang ada dari mana pemasukan itu berasal dan bagaimana cara mendapatkannya .Apakah sudah benar dengan mengorbankan para warga Negara untuk bekerja dinegeri orang dengan label “babu” ??.
Tidakkah lebih layak dengan mengusahakan lapangan kerja yang lebih luas di dalam negeri sendiri?
Solusi yang bisa ditempuh pemerintah bisa saja dengan menciptkan lapangan kerja yang lebih luas dan juga melatih para tenaga kerja wanita itu untuk bias kreatif , dan menciptakan lapangan kerja sendiri serta memiliki daya saing.Karena, dengan cara ini maka usaha- usaha dalam negeri pasti akan sangat berkembang pesat, Negara kita punya SDA yang melimpah ruah, Negara kita juga punya SDM yang cukup untuk mengolahnya , namun selalu dipermasalahkan tidak adanya tenaga kerja yang kompeten sehingga selalu berakhir dikirim menjadi TKI.Padahal dengan melatih mereka akan keterampilan sudah barang tentu keadaannya akan berbeda.
Sebab, kalau persoalan tenaga kerja ini hanya dibiarkan berlarut larut tanpa langkah yang konkret maka lima bahkan puluhan tahun kedepan, keadaannya tidak akan banyak berubah.Kekerasan kepada TKI hanya menjadi hiasan semata dilayar kaca, dan media cetak dan pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia hanya akan bisa menangis melihat nasib srikandi srikandi bumi pertiwi yang bernasib naas diluar negeri tanpa uluran tangan siapapun yang akan bisa membantunya.
(KETIKA MAHASISWA MELIHAT MASALAH NEGARA)
yaa beginilah tulisannya
betul....betul....betul
SRIKANDI DEVISA NEGARA KITA GAn
Kemiskinan seakan terlupakan
Kehidupan masyarakat sejahtera, segalanya mencukupi.Mungkin itulah yang menjadi sasaran utama dan menjadi tujuan bangsa Indonesia.Hal hal seperti ini juga sudah diukir dengan jelas dalam pembukaan undang- undang dasar 1945 , yang bunyinya memajukan kesejahteraan umum……….
Negara Indonesia sudah merdeka sejak tahun 1945 , merdeka dari pengaruh bangsa lain dan bebas menentukan nasibnya sendiri.Namun, siapa sangka bahwa sosok penjajah yang selalu menggerogoti bangsa Indonesia sampai saat ini masih dengan setia berada bersama kita yakni sang pembawa malapetaka virus kemiskinan.
Kemiskinan yang seringkali menjadi momok setiap saat , bagaimana usaha pemerintah yang sedemikian rupa namun sampai saat ini masih belum mampu memberantas virus ini, untuk diketahui saja faktor kemiskinan selain berpengaruh pada faktor fisik juga sangat berdampak negatif terhadap faktor psikologis.Bayangkan saja masalah nasi satu bungkus orang bisa saling berkelahi, masalah uang 100 perak saja nyawa bisa saja melayang.
Pokok permasalahan yang patut kita cermati bersama saat ini adalah apakah usaha yang dilakukan oleh pemerintah sudah optimal , apakah usaha yang dilakukan pemerintah sudah menyentuh ke pokok permasalahan ataukah masih sangat jauh dari kenyataan????
Bila kita mencoba membuka mata dipinggiran kota kota besar seperti Jakarta ,Surabaya dan sekitarnya maka akan Nampak pemandangan yang sangat menyedihkan bagaimana , para orang orang yang sudah tua renta tinggal di dalam rumah kardus, anak anak jalanan berseliweran mencari nafkah tak tentu arah dan tujuan, belum lagi para anak anak gadis yang bekerja sebagai PSK di gang gang sempit hanya dengan tujuan menyambung hidup diri dan keluarga dengan menjual tubuhnya pada lelaki hidung belang.
Apabila semua hal ditas bias direalisasikan oleh pemerintah kita maka tingkatan kemiskinan yang pada faktanya semakin meningkat itu akan bisa teratasi. (A.K)
Negara Indonesia sudah merdeka sejak tahun 1945 , merdeka dari pengaruh bangsa lain dan bebas menentukan nasibnya sendiri.Namun, siapa sangka bahwa sosok penjajah yang selalu menggerogoti bangsa Indonesia sampai saat ini masih dengan setia berada bersama kita yakni sang pembawa malapetaka virus kemiskinan.
Kemiskinan yang seringkali menjadi momok setiap saat , bagaimana usaha pemerintah yang sedemikian rupa namun sampai saat ini masih belum mampu memberantas virus ini, untuk diketahui saja faktor kemiskinan selain berpengaruh pada faktor fisik juga sangat berdampak negatif terhadap faktor psikologis.Bayangkan saja masalah nasi satu bungkus orang bisa saling berkelahi, masalah uang 100 perak saja nyawa bisa saja melayang.
Pokok permasalahan yang patut kita cermati bersama saat ini adalah apakah usaha yang dilakukan oleh pemerintah sudah optimal , apakah usaha yang dilakukan pemerintah sudah menyentuh ke pokok permasalahan ataukah masih sangat jauh dari kenyataan????
Bila kita mencoba membuka mata dipinggiran kota kota besar seperti Jakarta ,Surabaya dan sekitarnya maka akan Nampak pemandangan yang sangat menyedihkan bagaimana , para orang orang yang sudah tua renta tinggal di dalam rumah kardus, anak anak jalanan berseliweran mencari nafkah tak tentu arah dan tujuan, belum lagi para anak anak gadis yang bekerja sebagai PSK di gang gang sempit hanya dengan tujuan menyambung hidup diri dan keluarga dengan menjual tubuhnya pada lelaki hidung belang.
Dengan berbagai uraian diatas nampaklah bahwa usaha yang dilakukan oleh pemerintah sendiri belum cukup untuk mengentas kemiskinan, harus diperlukan solidaritas antar seluruh komponen masyarakat secara menyeluruh dengan bahu membahu membantu masyarakat lain yang kekurangan , program yang mungkin masih segar dalam ingatan kita pada masa orde baru yakni GNOTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) bias menjadi contoh yang cukup positif , karena tidak sedikit juga masyarakat kita yang hidupnya serba berkecukupan bisa memperhatikan kalangan masyarakat lain.
Pengembangan usaha usaha mikro yang bisa menyerap tenaga kerja secara luas juga bisa menjadi solusi.Apabila semua hal ditas bias direalisasikan oleh pemerintah kita maka tingkatan kemiskinan yang pada faktanya semakin meningkat itu akan bisa teratasi. (A.K)
BEASISWA AMERIKA WHY NOT?????
Saat kita membicarakan Negara adidaya , dan bisa dikatakan powerful , serta menjadi “polisi dunia” maka jawaban yang akan muncul dalam benak kita adalah sebuah kata yakni Amerika.Berbagai macam polemik muncul dari Negara adidaya ini dan tiada henti hentinya menjadi buah bibir di dalam masyarakat dunia terutama Indonesia pada khususnya.Belum lagi dengan realitas yang kita hadapi baru baru ini bagaimana Presiden Amerika pada saat ini dijabat oleh seseorang yang punya garis keturunan Indonesia dan pernah sekolah di tanah air kita tercinta ini. Beliau adalah Barrack Obama atau ada yang menyebutnya Barrack Husein Obama yang merupakan presiden kulit hitam pertama di Amerika.Setelah Negara adikuasa tersebut lepas dari cengkraman Presiden Bush yang senantiasa menuai kritik dan cercaan dari masyarakat luas.Saat ini mungkin kita akan membincangkan tentang fenomena yang baru-baru ini penulis alami yakni keinginan buat ke Amrik tentu saja bukan jadi TKI , melainkan ingin melanjutkan studi master nanti ke Amerika.Studi di Amerika semakin terbuka lebar jalannya , seperti baru baru ini Pemerintah Amerika bekerjasama dengan AMINEF menyelenggarakan Education USA Fair di beberapa kota besar di Indonesia yakni Jakarta ,Semarang, Denpasar, Medan dan Surabaya.Kebetulan penulis menghadiri acara tersebut yang diselenggarakan di Kota Surabaya , namun jauh jauh hari sebelum itu Universitas Airlangga khususnya Amrican Corner yang bertempat di Kampus B Universitas Airlangga juga menyelenggarakan semacam kegiatan yang disebut AIS alias Amerika Indonesia Bersatu. Dari sini penulis mulai berfikir bahwa Indonesia dan Amerika mulai menempatkan diri dalam sebuah jalinan yang boleh disebut semangat Brotherhood Terlepas dari itu semua suasana dari Education USA Fair di kota Surabaya memang cukup semarak , kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel JW Marriot, Jalan Embong Malang.Disana digelar stand tempat kita bisa mengambil informasi dari para perwakilan universitas di Amerika seperti dari Kentucky University, Iowa University, Montana University, AMINEF, dan lain sebagainya serta tidak ketinggalan cara mengurus visa.Para perwakilan universitas tersebut pun asngat ramah dalam menjawab pertanyaan dari semua pengunjung , kebanyakan pengunjung adalah mahasiswa yang sudah memiliki keinginan sangat besar untuk melanjutkan studi ke luar negeri.Tidak hanya itu hal yang paling menarik menurut penulis adalah dengan adanya Full Bright Scholarship bagaimana tidak dengan hadirnya beasiswa semacam ini masa depan untuk bisa kuliah di US akan terbuka lebar.Seperti informasi yang penulis dapat tentang Full Bright Scholarship dari dikti untuk program Master dan Doctoral , yang syaratnya harus dosen ataupun asisten dosen.Sangat menarik sekali, berdasarkan pengamatan penulis buat melanjutkan studi master ataupun doctoral ke USA tidak susah susah amat yang penting adalah kemantapan hati dan menajaga ITP atau TOEFL tetap >550 serta IPK terendah tiap semester adalah 3,00 itu saja sudah bisa menjadi awal kita kuliah di Amrik, tentu saja dengan persaingan yang tidak mudah.Namun yang terutama adalah berdoa kepada Allah S.W.T maka insya Allah jalan akan terbuka lebar.>Bravo for study to Amerika………………………..
Cerita SEREMMMM
Akhir akhir ini saya sering bermsalh sama harga makanan di Surabaya ,,,gile banget gitu kan dalam hati pengen coba coba makanan pinggri jalan ehhh harganya ngalahin resto udah rasanya biasa aja lagi.(sejujurnya hambar gak uennaaaaaaaaaaaak blassss)
Sebut saja pas gue nyobain gule kambing, maklum badan lagi ngedrop gara gara cuaca yang rada rada gak menentu ,,mau tau gak hargany gule kambing plus es teh di sebuah warung pojokan di kota Surabaya??? 16.000 boook tambah jadi boookkkkeekkkk
Gile bener belum lagi pas gue nyobain bakso di sebuah warung yang notabenenya bernama salome jaya harga 19.000 boss bakso +lontong+teh anget ,,,emang ni kota penuh racun dan dusta kalau tau gitu sekalian aja gue makan di KFC atau HOKA HOKA BENTO ktaun harganya pas uenak lagi.
(Catatan : warung kotor anak penjualan bajunya serampangan.,,, tempat pinggri kali kotor banget,,, )
Yang paling parah lagi lontong balap di kenjeran ditulis digerobaknya 4000 per porsi tapi pas mbayar harganya jadi 14.500 emangnya saya ini bank uang apa ………shiiiiitttttttttttttttt
Itu aja kata terakhir buat warung warung yang udah gue blacklist oia satu lagi warung penyetan di dekat alfamart yang saya makan sama si agus cuman pake telor doang ame es teh jadinya 25.000
Emang warung pinggir jalan di Surabaya bullshitttttttt (emosi banget)
Sebut saja pas gue nyobain gule kambing, maklum badan lagi ngedrop gara gara cuaca yang rada rada gak menentu ,,mau tau gak hargany gule kambing plus es teh di sebuah warung pojokan di kota Surabaya??? 16.000 boook tambah jadi boookkkkeekkkk
Gile bener belum lagi pas gue nyobain bakso di sebuah warung yang notabenenya bernama salome jaya harga 19.000 boss bakso +lontong+teh anget ,,,emang ni kota penuh racun dan dusta kalau tau gitu sekalian aja gue makan di KFC atau HOKA HOKA BENTO ktaun harganya pas uenak lagi.
(Catatan : warung kotor anak penjualan bajunya serampangan.,,, tempat pinggri kali kotor banget,,, )
Yang paling parah lagi lontong balap di kenjeran ditulis digerobaknya 4000 per porsi tapi pas mbayar harganya jadi 14.500 emangnya saya ini bank uang apa ………shiiiiitttttttttttttttt
Itu aja kata terakhir buat warung warung yang udah gue blacklist oia satu lagi warung penyetan di dekat alfamart yang saya makan sama si agus cuman pake telor doang ame es teh jadinya 25.000
Emang warung pinggir jalan di Surabaya bullshitttttttt (emosi banget)
KETIKA MAHASISWA NGOMONG POLITIK
Semrawut kehidupan politik Indonesia saat ini, membuat berbagai pihak berfikir apa yang salah dari semua ini. Berbagai harian lokal maupun nasional menggambarkan kebobrokan dunia politik dan pemerintahan Indonesia. Sebut saja seperti saat getal getolnya para anggota dewan yang terhormat ingin membangun gedung DPR baru dengan anggaran 1 Trilyun. Namun disisi lain rakyat tergeletak dipinggir jalan karena kemiskinan , tidak punya rumah dan tempat tinggal , hidup tak tentu arah dan tujuan.
Belum lagi skandal skandal yang dilakukan anggota dewan mulai KORUPSI, SKANDAL SEKS , dan Lain sebagainya seakan akan tak pernah lepas dari warna politik Indonesia.
Baru baru ini anggota DPR nonton Video porno saat siding, sungguh memalukan, belum lagi adegan adegan porno yang dicetak para anggota dewan pilihan rakyat yang beredar di dunia maya.
Sebenarnya apa yang harus dibenahi????
Apakah Negara ini sudah bobrok sama sekali ???
Apakah sudah tidak ada pemimpin yang amanah dalam menjalankan tugas di negeri ini???
Kenapa para sampah sampah masyarakat yang duduk di kursi wakil rakyat???
Dunia politik juga menjadi sorotan tajam dari sisi mahasiswa , bagaimana tidak , mahasiswa yang akan meneruskan tonggak kepemimpinan Indonesia kedepan, harus sudah mulai berbenah diri sejak sekarang agar kebobrokan ini tidak terus mendarah daging dan bahkan menjadi warisan yang sangat sangat tidak diinginkan, dan tak perlu diwariskan.
Sebenarnya pucuk persoalan anggota legislator yang tak bermoral seperti itu sudah berawal dari pencalonan dan sanksi yang diberikan.
Bicara masalah pencalonan , tidak adanya aturan aturan yang bersifat selektif dalam pencalonan anggota dewan, malah yang berjalan adalah hanya mengandalkan uang, dan popularitas semata.
Segala artis yang berkiprah jadi anggota dewan, lalu dimana para mantan mahasiwa yang dulunya seorang orator, seorang aktivis, seorang yang berpendidikan sampai magister dan doctoral kenapa tidak dicari untuk duduk di pos pos penting pemeritah malah mereka mereka itu didepak ke luar negeri dan diambil oleh Negara lain.
SUNGGUH KASIHAN INDONESIAKU
Pemerintah yang hanya mengandalkan kepentingan golongan semata tidak akan bias membuahkan kesejahteraan bagi rakyat, maka segala kasus kasus yang memalukan akan terus berlanjut, belum lagi saat artis Julia perez seorang bom seks seorang yang moralnya sudah tidak tahu ditaruh dimana , saat mencalonkan diri menjadi bupati walaupun akhirnya ditolak tetapi bisa mencalonkan diri, saya yakin kalau dia mau berkiprah menjadi anggota dewan akan dipilih juga.
Sekali lagi siapa sebenarnya yang salah apakah pemerintah dan rakyatnya . Rakyat yang sudah tidak bisa berfikir dengan akal sehat memilih para sampah sampah masyrakat itu menjadi anggota dewan.
Mungkin hanya sepenggal doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa semoga Indonesia dipimpin para generasi emas indonesia.
HIDUP MAHASISWA
HIDUP RAKYAT INDONESIA
UNTUK INDONESIA YANG LEBIH BAIK
Belum lagi skandal skandal yang dilakukan anggota dewan mulai KORUPSI, SKANDAL SEKS , dan Lain sebagainya seakan akan tak pernah lepas dari warna politik Indonesia.
Baru baru ini anggota DPR nonton Video porno saat siding, sungguh memalukan, belum lagi adegan adegan porno yang dicetak para anggota dewan pilihan rakyat yang beredar di dunia maya.
Sebenarnya apa yang harus dibenahi????
Apakah Negara ini sudah bobrok sama sekali ???
Apakah sudah tidak ada pemimpin yang amanah dalam menjalankan tugas di negeri ini???
Kenapa para sampah sampah masyarakat yang duduk di kursi wakil rakyat???
Dunia politik juga menjadi sorotan tajam dari sisi mahasiswa , bagaimana tidak , mahasiswa yang akan meneruskan tonggak kepemimpinan Indonesia kedepan, harus sudah mulai berbenah diri sejak sekarang agar kebobrokan ini tidak terus mendarah daging dan bahkan menjadi warisan yang sangat sangat tidak diinginkan, dan tak perlu diwariskan.
Sebenarnya pucuk persoalan anggota legislator yang tak bermoral seperti itu sudah berawal dari pencalonan dan sanksi yang diberikan.
Bicara masalah pencalonan , tidak adanya aturan aturan yang bersifat selektif dalam pencalonan anggota dewan, malah yang berjalan adalah hanya mengandalkan uang, dan popularitas semata.
Segala artis yang berkiprah jadi anggota dewan, lalu dimana para mantan mahasiwa yang dulunya seorang orator, seorang aktivis, seorang yang berpendidikan sampai magister dan doctoral kenapa tidak dicari untuk duduk di pos pos penting pemeritah malah mereka mereka itu didepak ke luar negeri dan diambil oleh Negara lain.
SUNGGUH KASIHAN INDONESIAKU
Pemerintah yang hanya mengandalkan kepentingan golongan semata tidak akan bias membuahkan kesejahteraan bagi rakyat, maka segala kasus kasus yang memalukan akan terus berlanjut, belum lagi saat artis Julia perez seorang bom seks seorang yang moralnya sudah tidak tahu ditaruh dimana , saat mencalonkan diri menjadi bupati walaupun akhirnya ditolak tetapi bisa mencalonkan diri, saya yakin kalau dia mau berkiprah menjadi anggota dewan akan dipilih juga.
Sekali lagi siapa sebenarnya yang salah apakah pemerintah dan rakyatnya . Rakyat yang sudah tidak bisa berfikir dengan akal sehat memilih para sampah sampah masyrakat itu menjadi anggota dewan.
Mungkin hanya sepenggal doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa semoga Indonesia dipimpin para generasi emas indonesia.
HIDUP MAHASISWA
HIDUP RAKYAT INDONESIA
UNTUK INDONESIA YANG LEBIH BAIK
Organisasi VS Kuliah
well, berhubung pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa adik saya..........zzzzzzzzzzzz (mirip surat sakit). Sebenarnya kesempatan ini mau berbagi cerita lagi, masalah yang sudah bukan barang baru lagi di dunia perkuliahan yaitu masalah kuliah dan organisasi, ya secara umum setahu saya mahasiswa dibagi atas tiga tipe :
1. MAHASISWA KUPU - KUPU ----> kerjanya mahluk yang satu ini ya kuliahhh.....pulang......kuliah........pulang...............abis kuliah pulang lagi ya kayak setrikaan gitu deh....
2. MAHASISWA KUNANG - KUNANG---> yang satu ini lebih parah mahluk yang ini nih kerjanya kuliah---nangkring---kuliah---nangkring yang sembarang tempatnya mau diatas pohon,,diatas atap .....zzzzzzzzzzzzz ya nggak lah palingan di mall, starbucks coffee, coffee corner dan sebangsanya ( termasuk GIRAS)
dan at last
3. MAHASISWA KURA -KURA ---..berbicara mahasiswa yang satu ini kerjanya kuliah dan rapat alias berorganisasi.
nah berhubung saya mau bahas masalah organisasi hari ini well , kita fokus sama mahasiswa KURA _KURA , menurut salah satu dosen favorit saya matakuliah BIOKIMIA Dr. Eduardus Bimo aksono H, M.Kes, drh. Beliau mengatakan bahwa dulu saya juga AKTIVIS dalam Organisasi Kampus dan sempat menjadi WaSekjen ISMAKAHI (Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia) kala itu.
Saat beliau berkata begitu saya seperti tersambar petir ,kemarin Prof.Imam Mustofa .M.Kes drh juga mantan aktivis IMAKAHI..........Prof Fedik Rantam sang master of Stem Cell juga mantan orang IMAKAHI bahkan boleh dibilang pendiri ........
jadi orang orang itu ternyata mantan aktivis juga, hmmmm
setelah sedikit ulasan diatas sebuah kata yang sering kita dengar bahwa aktivis itu ntar jadi orang gak karuan ternyata bohong, ya cuman sesuai pesan beliau tadi INGAT NOMOR 1 ADALAH KULIAH sedangkan yang tidak kamu dapat di kuliah ada di organisasi
bersambung..............................
1. MAHASISWA KUPU - KUPU ----> kerjanya mahluk yang satu ini ya kuliahhh.....pulang......kuliah........pulang...............abis kuliah pulang lagi ya kayak setrikaan gitu deh....
2. MAHASISWA KUNANG - KUNANG---> yang satu ini lebih parah mahluk yang ini nih kerjanya kuliah---nangkring---kuliah---nangkring yang sembarang tempatnya mau diatas pohon,,diatas atap .....zzzzzzzzzzzzz ya nggak lah palingan di mall, starbucks coffee, coffee corner dan sebangsanya ( termasuk GIRAS)
dan at last
3. MAHASISWA KURA -KURA ---..berbicara mahasiswa yang satu ini kerjanya kuliah dan rapat alias berorganisasi.
nah berhubung saya mau bahas masalah organisasi hari ini well , kita fokus sama mahasiswa KURA _KURA , menurut salah satu dosen favorit saya matakuliah BIOKIMIA Dr. Eduardus Bimo aksono H, M.Kes, drh. Beliau mengatakan bahwa dulu saya juga AKTIVIS dalam Organisasi Kampus dan sempat menjadi WaSekjen ISMAKAHI (Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia) kala itu.
Saat beliau berkata begitu saya seperti tersambar petir ,kemarin Prof.Imam Mustofa .M.Kes drh juga mantan aktivis IMAKAHI..........Prof Fedik Rantam sang master of Stem Cell juga mantan orang IMAKAHI bahkan boleh dibilang pendiri ........
jadi orang orang itu ternyata mantan aktivis juga, hmmmm
setelah sedikit ulasan diatas sebuah kata yang sering kita dengar bahwa aktivis itu ntar jadi orang gak karuan ternyata bohong, ya cuman sesuai pesan beliau tadi INGAT NOMOR 1 ADALAH KULIAH sedangkan yang tidak kamu dapat di kuliah ada di organisasi
bersambung..............................
Nungguin makan malam
ni kisah bukan sembarang kisah , tapi dalam penulisannya penuh emosi, keringat, energi, neurotransmitter, potensial aksi, plateu, pasak T&*^&*^*&^&*O^&*(^&*%$^&(P^
ya hari ini mlam minggu yaaa seperti biasa paling dikontrakan setelah sholat isya,,,berhubung saya belum makan malam jadi yaaa persiapan buat makan malam karena perut dah keroncong banget......
dan muncullah si adit bak pahlawan bertopeng ingin keluar dan nanya ke saya mau titip apa gak,,,,
adit : wan jadi titip gak????
me : yaa di warung biasa yaa pake telur dan tahu
adit : okeee tapi sy agak telat DIKIT
me : okeee makasih yaaaa
dan engingeng...............
10 menit berlalu .........................
20 menit.............................
30 menit......................
1 jam.............................
2jam..........................
3 jam....................................
sampai waktu pukul 10:30 dia tak balik jugaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
kyaaaaa
akhirnya saya berinisiatif keluar sendiri mencari makan huffffffffffffffffffff
sudah kesel banget nih
kalau ada yang ngajak berantem di jalan langsung ta iyakan
hehehe
namun jangan pake kekerasan
end...........
PESAN MORAL :
JANGAN PERNAH ANDA MENITIP MAKAN MALAM ANDA PADA SESEORANG YANG SUKA KELAYAPAN ,,,BELILAH SENDIRI OKEEYYYY
ya hari ini mlam minggu yaaa seperti biasa paling dikontrakan setelah sholat isya,,,berhubung saya belum makan malam jadi yaaa persiapan buat makan malam karena perut dah keroncong banget......
dan muncullah si adit bak pahlawan bertopeng ingin keluar dan nanya ke saya mau titip apa gak,,,,
adit : wan jadi titip gak????
me : yaa di warung biasa yaa pake telur dan tahu
adit : okeee tapi sy agak telat DIKIT
me : okeee makasih yaaaa
dan engingeng...............
10 menit berlalu .........................
20 menit.............................
30 menit......................
1 jam.............................
2jam..........................
3 jam....................................
sampai waktu pukul 10:30 dia tak balik jugaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
kyaaaaa
akhirnya saya berinisiatif keluar sendiri mencari makan huffffffffffffffffffff
sudah kesel banget nih
kalau ada yang ngajak berantem di jalan langsung ta iyakan
hehehe
namun jangan pake kekerasan
end...........
PESAN MORAL :
JANGAN PERNAH ANDA MENITIP MAKAN MALAM ANDA PADA SESEORANG YANG SUKA KELAYAPAN ,,,BELILAH SENDIRI OKEEYYYY
Pergeseran Orientasi atau Keseimbangan
Menjalani kehidupan sebagai mahasiswa yang menjadi jembatan penghubung kaum intelektual menuju kesuksesan. Banyak yang mengungkapkan bahwa kuliah adalah the key of success, dalam menjalani masa masa perkuliahan yang hampir semua orang ditanggung oleh orang tua dalam segi biaya. Sehingga berangkat dari itu semua akan muncul sebuah tanggung jawab moril agar bisa sukses kuliah dari sang anak kepada orang tua. Namun, masa perkuliahan juga merupakan ajang untuk menemukan jati diri, menambah pengalaman dan mengasah komunikasi. Salah satu wadah untuk mengasah kemampuan interaksi seorang mahasiswa adalah organisasi. Organisasi itu sendiri menjadi wadah berkumpulnya mahasiswa baik dalam satu jenjang keilmuan maupun berbeda jenjang keilmuan. Berada dalam organisasi bisa dikatakan membawa dampak yang cukup besar dalam perubahan pribadi seseorang. Bila kita kembali lagi dalam masalah kuliah , orientasi mahasiswa akan terbagi menjadi mahasiswa yang study oriented atau hanya fokus kuliah..............kuliah...dan kuliah serta mahasiswa yang tidak terlalu peduli dengan kuliahnya namun lebih senang bergelut dengan organisasi dan belajar mencari uang sejak dini. Bila kita mencoba menimbang kedua jenis mahasiswa tersebut tentu saja menurut sisi orang tua akan sangat memilih anaknya untuk sekadar study oriented namun, tidak dapat dipungkiri juga seorang mahasiswa yang dalam masa perkuliahannya lebih terfokus untuk berkecimpung dalam bidang organisasi menjadi orang yang besar.
Dewasa ini dunia kampus apabila kita perhatikan secara lebih cermat dari kacamata mahasiswa maka akan tampak sekali sebuah pergeseran dan ketidak seimbangan antara mahasiswa yang kerjanya "belajar melulu" dan seorang organisatoris , kebanyakan mahasiswa diberbagai kampus di indonesia terfokus pada bagaimana meraih nilai terbaik bisa lekas selesai kuliah dan kerja.
menjadi sebuah alasan yang cukup benar memang saat ini perusahaan besar selalu mematok IPK>3,0 misalnya sebagai syarat agar bisa melaamr pekerjaan di tempat tersebut dan mahasiswa yang kebanyakan bergerak di organisasi yang dengan berat hati menerima Nasakom ( nasib satu koma) sebagai IPK mereka hampir tidak memiliki kesempatan
Dewasa ini dunia kampus apabila kita perhatikan secara lebih cermat dari kacamata mahasiswa maka akan tampak sekali sebuah pergeseran dan ketidak seimbangan antara mahasiswa yang kerjanya "belajar melulu" dan seorang organisatoris , kebanyakan mahasiswa diberbagai kampus di indonesia terfokus pada bagaimana meraih nilai terbaik bisa lekas selesai kuliah dan kerja.
menjadi sebuah alasan yang cukup benar memang saat ini perusahaan besar selalu mematok IPK>3,0 misalnya sebagai syarat agar bisa melaamr pekerjaan di tempat tersebut dan mahasiswa yang kebanyakan bergerak di organisasi yang dengan berat hati menerima Nasakom ( nasib satu koma) sebagai IPK mereka hampir tidak memiliki kesempatan
Langganan:
Postingan (Atom)
